RSS

Kisah turunnya wahyu pertama kepada Muhammad saw

21 May

Diriwayatkan dari Aisyah, Ummul mukminin ra. dia berkata; Awal mula wahyu yang diturunkan kepada Rasulullah saw. berupa mimpi yang benar. Ketika itu Rasulullah saw. mendapatkan mimpi yang benar seterang cahaya pagi, kemudian beliau senang berkhalwat (menyepi). Beliau berkhalwat di gua Hira untuk beribadah selama beberapa malam sebelum beliau kembali kepada keluarganya. Rasulullah saw. membawa perbekalan makanan untuk berkhalwat, lalu beliau pulang menemui Khadijah untuk mengambil perbekalan lagi, sehingga ketika berada di dalam gua Hira beliau tiba-tiba mendapat wahyu.

Beliau didatangi malaikat yang mengakatan “Bacalah!” Rasulullah saw menjawab, “Aku tidak bisa membaca”. Kata Rasulullah saw: “Lalu malaikat itu memelukku keras-keras sehingga nafasku terasa sesak, kemudian dia melepaskanku, lalu dia katakan lagi, “Bacalah!” Aku menjawab “Aku tidak bisa membaca”. Dia memelukku lagi lagi (kedua kalinya) dengan keras sehingga nafasku terasa sesak, lalu dia melepaskanku, kemudian dia membacakan, “Bacalah dengan nama Tuhanmu yang menciptakan. Dia menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah! Tuhanmulah yang maha pemurah”, (QS.Al-laq: 1-3)
Kemudian Rasulullah saw. pulang membawa wahyu dengan hati yang penuh ketakutan. Beliau menemui Khadijah binti Khuwaylid ra. Kata beliau, “Selimutilah aku! Selimutilah aku” Maka keluarga Nabi saw. menyelimutibeliau sehingga rasa takut beliau hilang. Beliau ceritakan kepada Khadijah peristiwa yang telah beliau alami. Kata beliau, “Aku takut akan terjadi sesuatu pada diriku”. Khadijah menjawab. “Demi Allah, tidak akan terjadi apa-apa. Allah tidak akan membuatmu hina, karena engkau selalu menyambung sanak kerabat, menolong fakir miskin, menghormati tamu dan membantu orang-orang yang tertimpa musibah”.
Khadijah mengajak Nabi saw. pergi untuk menemui Waraqaoh bin Naufal bin Asad bin Abdul ‘Uzza, sepupu Khadijah. Waraqoh adalah orang yang beragama Nasrani pada masa Jahiliyah dan pernah menulis kitab Injil dalam bahasa Ibrani sebanyak yang dikehendaki oleh Allah. Ketika itu Warakahsudah tua dan buta. Kata Khajdijah, “Hai sepupuku! dengarlah kata sepupumu ini (Muhammad) ini!” Waraqah bertanya kepada Nabi asw., “Hai sepupuku! Apa yang kau alamai, lalu Waraqah mengatakan apa yang telah kau alamai, Rasulullah menuturkan kepada Waraqah apa yang telah beliau alamai, lalu Waraqah mengatakan kepada beliau, “Dia itu An-Namus (Jibril) yang juga telah diutus oleh Allah kepada Nabi Musa. Betapa seandainya aku masih muda dan masih hidup ketika nanti kaummu mengusirmu!” Rasulullah saw, bertanya, “Apakah mereka akan mengusirku?” Waraqah menjawab, “Ya. Tidak ada laki-laki yang menyampaikan wahyu seperti yang kau bawa ini melainkan akan dimusuhi. Seandainya aku masih hidup ketika nanti kau diusir niscaya aku akan membelamu dengan segenap kemampuanku”.
Tidak lama kemudian Waraqah wafat dan wahyu pun tidak turun dalam beberapa waktu.
(HR. Bukhari, hadits no.3)

About these ads
 
16 Comments

Posted by on 21 May 2010 in Hikmah Hadits

 

Tags:

16 responses to “Kisah turunnya wahyu pertama kepada Muhammad saw

  1. wawan

    23 October 2010 at 6:30 pm

    saya mau bertanya tentang wahyu yang pertama…
    dalam keterangan di atas ada kata “baca” padahal pada saatitu belum ada al-Qur’an.
    lalu apa yang saat itu di suruh untuk di baca…….???????????
    trims

     
    • Jiwaraja

      23 February 2011 at 7:18 am

      terima kasih sahabat wawan…. dan mohon maaf baru buka blognya.. jadi agak terlambat jawabnya.
      dalam perintah membaca ada 2 maksud. 1) membaca yg tersurat seperti sebuah surat, ayat atau tek lainnya. yg ke 2) adalah membaca yg tersirat yaitu sesuatu yg tdk di jelaskan dalam surat atau kitab, seperti membaca arti sikap seseorang, membaca gejala alam atau lainnya.
      nah di dalam kisah wahyu pertama yg di terima Rasul saw, adalah membaca atau menyebut nama Allah yg menjadi pencipta dan pengatur alam ini. jadi apapun yg terjadi kita harus menyebut nama Allah, baik terhadap perbuatan kita ataupun menyikapi kebesaran Allah. seperti di sebut “bacalah dan Tuhanmu yang maha mulia”.
      begitulah jawaban singkat, mungkin kurang puas mohon maaf… makasih…

       
  2. Ibeng

    1 November 2010 at 2:19 am

    Kata2 umum sehari-hari:
    Aku bisa membaca pikiranmu
    membaca-pikiran
    berpikir-membaca

     
    • Jiwaraja

      23 February 2011 at 7:21 am

      iya betul ibeng, makasih dah mampir. memang kita hidup di suruh belajar dan membaca apa yg ada di sekeliling kita….

       
      • RIFA' ROYYA AL ISLAMI

        24 February 2014 at 6:17 pm

        mantap gan mw tnya nh gan kan saat rosulullah saw di beri wahyu pertama beliau merasa ketakutan apakah rosulullah masih merasa ketakutan setelah menerima wahyu yg ke 2 dn wahyu yang seterusnya ?.

         
  3. Taufiq

    29 July 2012 at 2:28 pm

    Bukankah saat itu masih wahyu pertama, pastinya seandainya kita yang menerima wahyu tersebut akan merasa bingung. Seperti halnya pada waktu sekolah, misalnya ketika awal sekolah yakni SD kelas 1. Kita tidk mungkin langsung di ajarkan kata kiasan “Bacalah” yang langsung kita mengerti maksudnya bahwa membaca kehidupan ini bahwa Allah yang menciptakan semuanya.

    Mudah2an maksud saya dapat dimengerti. Mohon pencerahannya

     
    • jiwaraja

      29 November 2012 at 2:26 am

      Terima kasih Saudaraku Taufiq, ada 3 pengertian dalam arti kata “Bacalah…”
      1- adalah membaca yang tersurat, artinya ada tulisan yg harus di baca,
      2- adalah membaca yg tersirat, artinya membaca makna dari apa yg terjadi,
      3- adalah membaca sebuah ucapan, misalnya membaca Bismilahirohmanirohim.
      nah disini kemungkinan yg di maksud adalah membaca ucapan yg di ajarkan oleh Malaikat Jibril.
      kira2 begitu sobat… makasih

       
  4. ovix ba'cemonk

    30 July 2012 at 7:53 am

    Apakah kejadian turunnya wahyu yang pertama itu bertepatan dngan malam 17 ramadhan, dan apakah pd mlam itu terjadinya malam lailatul qadar…? Mohon penjelasan’a. Terima kasih.

     
    • jiwaraja

      29 November 2012 at 3:39 am

      sebagaian ulama berpendapat wahyu pertama jatuh pada tanggal 17 Ramadhon tahun ke 41 tahun gajah, atau bertepatan tanggal 6 Agustus 610 Masehi.

       
  5. valdry gunawan

    30 September 2012 at 6:01 am

    ass…
    sepengetahuan sy jibril memerintah rasulullah utk membaca satu huruf yg dibawa olehnya….
    yaitu huruf alif…!!!
    mnurut anda bgmana???

     
  6. Adinda Mutiarani

    5 November 2012 at 8:51 am

    Wah,, jak gelot!!! raiso di copas… !!!!

     
    • ananda

      9 November 2012 at 4:58 am

      iso yo

       
      • jiwaraja

        4 December 2012 at 9:02 am

        ya iso…..

         
  7. nita

    29 April 2013 at 4:25 am

    lalu bagaimana Rasulullah membaca jika wahyu pertama saja baru akan diturunkan

     
  8. Prerametada

    3 June 2013 at 9:17 pm

    The existing infrastructure was inadequate to the task of supporting the new business center, and we had to rebuild it as we prepared the site. To minimize impact http://creator.host56.com on the other local businesses, we set up redundant utility lines and transitioned from old to new when it would have the least impact on the business center’s neighbors.
    Two of the local businesses were 24 hours per day restaurant operations, so working during off-hours was not the complete solution for this situation. In one instance, a shut down of the water to a local restaurant for a day was unavoidable; we communicated this to the restaurant’s management beforehand, and provided temporary toilet facilities and free bottles of water and soft drinks for them to give to their customers so they could stay open during that time.

     
  9. ageng margyatno

    2 November 2014 at 11:34 am

    wahyu kedua dan ketiga ko enda ada

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • Komentar Anda

    ageng margyatno on Kisah turunnya wahyu pertama k…
    RIFA' ROYYA AL ISLAM… on Kisah turunnya wahyu pertama k…
    Prerametada on Kisah turunnya wahyu pertama k…
    Matt Bushs Local Mar… on Sejarah Perkembangan Hadist (b…
    nita on Kisah turunnya wahyu pertama k…
    demar on Thaharah
    Fadilah on Thaharah
  • Facebook

  • Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

    Join 3 other followers

  •  
    Follow

    Get every new post delivered to your Inbox.

    %d bloggers like this: